Sekelumit Perjalanan Mentor

Sekelumit Perjalanan Mentor

Halo! Aku Galilea Falguni, seorang ibu dari 2 anak yang juga mendedikasikan dirinya untuk terus merawat dan membangun visi dan impiannya. Bahagia bertemu kamu disini.…

Halo! Aku Galilea Falguni, seorang ibu dari 2 anak yang juga mendedikasikan dirinya untuk terus merawat dan membangun visi dan impiannya. Bahagia bertemu kamu disini.

Menjalani hidup yang bermakna dan dapat memberikan dampak kontribusi yang bernilai, tentu saja menjadi hasrat mendalam setiap jiwa. Tidak terkecuali kamu, yang juga membaca tulisan ini. Dan aku sendiri, bisa sangat mengerti bagaimana itu rasanya ketika hidup hanya sekedar hidup, kerja sekedar kerja, bangun pagi-pagi hari dengan jadwal harian yang tidak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, melakukan aktivitas yang semacam ‘yang-penting-sibuk-dan-produktif’ tapi justru menguras tenaga dan tidak memberi diri bahkan jiwa dan spirit untuk bernafas lega.

Aku ingat betul bahwa aku pernah ada di titik momentum merasakan berontaknya batin dan ragaku hidup dalam situasi serta lingkungan yang terus menerus mengontrolku, mempersempit ruang gerak untuk berkarya, dan berekspresi. Sakit fisik setiap bulannya, mendapatkan aneka bullying yang seolah lucu, bahkan konsumsi obat-obatan kimia sintetis seperti makan cemilan. Aku dulu yang sangat merasakan tidak adanya sense of fulfillment and passion di dalam jiwa ini, meskipun aku cukup berprestasi di jenjang karirku waktu itu, sangat andil dalam menciptakan kontribusi berarti pada tim, bahkan berperan penting dalam terangkatnya nama baik institusi yang aku tempati. Bahkan, semua itu justru memicu kelelahan fisik, mental, serta emosional yang tak terbantahkan, sekalipun mendapatkan gaji tetap bahkan cenderung naik setiap bulan. 

Proses manuver yang aku inisiasi di tahun 2019 yang juga merupakan awal mula proses dekondisi yang aku mulai selangkah demi selangkah, tidak aku sangka ternyata merupakan keputusan tepat yang aku pilih dan terus mengantarkan aku pada momen demi momen yang berkeselarasan dengan ritme jiwaku. Tentu banyak duka dan proses yang tidak mudah. Berderai air mata bahkan hampir menyerah. Tapi, jika waktu itu aku menyerah, ku rasa, aku tidak akan menuliskan ini.

Sebagai ibu rumah tangga yang dikaruniai 2 orang anak yang sangat lucu, cerdas dan mengagumkan, tidak lantas membuatku hanya berkecimpung di dunia domestik kerumahtanggaan dan mengizinkan mimpiku tertunda dan bahkan padam. Pengalamanku dalam memulai menjalani bisnis mulai dari menjual makanan, bisnis hijab dan baju anak yang tiap hari berkutat dengan kain, mendesain dan menyetor ke tukang jahit, kemudian bisnis essential oil MLM, semua itu membuahkan hasil secara materi. TAPI, ternyata, pencapaian materi bukanlah goals utamaku. Setelah menjalaninya, aku merasa sesuatu di dalam lubuk hati dan jiwaku memanggil lebih dalam. Dimulai dari teriakan berupa frustasi, emotional chaos hingga burn out yang seolah aku mendengar : “Wait… apakah seperti ini bisnis yang mau terus aku jalani? Konstan burnout dan bahkan tidak ada waktu untuk diriku sendiri? Oke. STOP! Ini bukan untukku.

Move From Burn Out and Exhaustion to Peace and Joyful Contribution Aligned with Divine Rythm

Setelah mengenal Human Design di tahun 2021 dan diiringi dengan proses dekondisi baik fisik, mental, emosional, spiritual hingga finansial; yang kemudian di tahun 2022 mulai mencoba berani untuk memenuhi panggilan untuk melayani di mulai dari sesi private 1 on 1, grup berskala kecil hingga cukup banyak, mengisi dan memandu kelas, aku banyak sekali belajar khususnya terkait kapasitas dan ritme energiku.

Sebagai Generator, aku sudah cukup terbiasa dengan ritme do do do, work work work, yang mana hal ini merupakan bagian dari mekanisme alami kinerja energiku. Dan aku bersyukur aku banyak menciptakan pengalaman yang memang selaras di masanya. Profile 4/6 juga membuatku sangat senang untuk bisa membangun koneksi yang mendalam dengan sesama dan membagikan apa-apa yang memang aku passionate di bidangnya. Meski begitu, dengan bertahun-tahun berada di suatu rutinitas dan lingkungan yang mengkondisikan aku untuk terus-bekerja-keras dan konstan meraih pencapaian eksternal, ternyata bukan untuk demikian (energi) aku dirancang. Dengan Environment Mountain Observer dan Saturn di Gate 19, berbagai pengalamanku di bidang pelayanan membuatku semakin memahami, kenapa aku cukup peka terhadap kebutuhan eksternal bahkan ada dorongan kuat untuk ‘melayani’, tapi mudah burnout dan kewalahan ketika aku bekerja dikelilingi oleh cukup banyak orang dalam jangka waktu yang lama, dan dengan struktur yang kaku bahkan tidak memerdekakan. Jupiterku di Gate 40 juga sangat mengkonfirmasi bahwa kewalahan yang sangat mengindikasikan bahwa aku sedang berjalan out of alignment.

Bukan karena aku tidak becus.

Bukan karena aku tidak kreatif.

Melainkan, ternyata mekanisme dan kapasitas alamiku tidak dirancang untuk bekerja dengan pakem atau struktur yang demikian. Dan ini bukanlah kegagalan, melainkan suatu pijakan dan sarana untuk aku memahami diriku lebih dalam, menerima dan memeluk ritme alami serta momentum untuk aku semakin bertumbuh semakin harmoni berkeselarasan dengan blueprint organikku.

Dan, untuk sepenuhnya bisa menerima kebenaran tentang diri, dibutuhkan suatu keberanian dan kebersediaan untuk melepaskan versi diriku yang lama, alias zona nyaman yang sudah selesai menjalankan tugasnya tepat pada waktunya.

Itu kenapa, panggilan untuk menciptakan dan menyediakan suatu layanan yang bersifat lebih private namun intim berdurasi panjang, semakin lantang tak terelakkan. Selaras dengan salah satu channel ku yaitu di 27-50, aku secara alami bisa menyediakan ruang yang sangat aman penuh dukungan, pemeliharaan dan pemberdayaan yang berkelanjutan, untuk orang yang memang sepenuhnya membutuhkannya. Dengan kualitas Line 4 pada profile utamaku, aku berkomitmen untuk senantiasa membangun keintiman relasi dengan diriku sendiri, Higher Self dan Tuhan. Unsur yang tak pernah terpisah dari diriku. Berhenti mengkhianati diriku sendiri, sehingga aku bisa semakin memiliki kapasitas untuk membangun keintiman dengan yang lain, keintiman yang saling membangun dan memberdayakan kehidupan.

Pengalaman ini sudah mulai aku bangun sejak 2022, semakin berkembang di tahun 2024 dan kini aku dengan segenap iman menyediakan ruang yang EKSKLUSIF berupa 11 bulan “Life & Soul-led Biz” mentoring, ruang bagi perempuan yang betul-betul komit dengan pertumbuhan jiwanya dan bersedia untuk berproses dalam durasi panjang. Karena, aku juga tidak menggunakan shortcut untuk sampai di titik ini. Membangun dan menjalani suatu pelayanan yang betul-betul semakin aku rasakan suka cita dan kedamaiannya di kedalaman rasa dan jiwa, bahkan, termanifestasi hingga keselarasan pemasukan finansial.

Memang, membangun dan menjalani suatu bisnis yang berkeselarasan dengan panggilan tertinggi bukanlah hal yang mudah. Dalam prosesnya pun, tidak seglamour seperti yang kamu lihat di media sosial yang terkesan shiny bahkan justru menjebak dalam never-ending-perform. Termasuk, memelihara antusiasme diri untuk senantiasa terbit ternyata tidak hanya bisa dilakukan dan ditangguhkan pada sosok mentor, melainkan diri sendiri. Diri sendiri yang mulai semakin berdaulat dan menyadari betul inner strength-nya dalam mengaktivasi dan membadankannya. Itu juga yang aku senantiasa bangun mulai dari kehidupan internalku, dan kehidupan sehari-hariku, baik di area personal, relasi, keluarga hingga bisnis. Dan proses-proses yang tidak terlihat di depan kamera atau media sosial inilah, yang akan kamu pelajari dan bangun bersamaku.

So, jika kamu merasakan resonansinya dengan se-fruit pengalamanku di atas, maka barangkali kamu siap untuk berjalan bersamaku!

Tags :

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Harmoni menghidupi Tujuan dan Misi Penciptaan Diri bersama Galilea Falguni.

Newsletter

Name

Siap memulai perjalanan?

Join Now!

Ragam Kursus dan Produk Perjalanan #TransformasiHidup menuju #HarmoniDiri bersama Galilea Falguni.